BUJU' BATU KOLONG
Kiai Muzakki yang lebih mashur di kenal dengan Bujuk Thokolong adalah seorang bujuk yang melahirkan banyak keturunan,sebagai kiai maka keturunannyapun rata-rata adalah para kiai yang tersebar di madura,serta beberapa keturunanya yang hijrah ke pasuruan,malang,pontianak, banjarmasin dll.
Bujuk Batukolong di makamkan di komplek pemakaman Sunan Dalem Kolak Sukalila Bangkalan
Bujuk Muzakki adalh seorang yang sepanjang hidupnya bertapa(khalwat),setiap berangkat dari tambak Agung Sukalila atau pulang dari petapaannya di kampong Batukolong desa Sen asen kecamatan Konang beliau naik ular lewat bawah tanah,mengenahi tempat khalwatnya ini masih ada tanda dan bekas lubang ular dan batu yang ada bekas kaki beliau di kampong batukolong Sen Asen kecamatan Konang.
Banyak sekali cerita kekaromahan Kiai Muzakki sebagi salah satu bukti beliau merupakan kekasih Allah,salah satunya yang kami ketahui dari orang-orang tua kami adalah ketika sedang membangun masjid atau mushalla tidak ada makanan untuk para pekerja,lalu kiai Muzakki mengambil batu hitam lalu di pecah menjadi makanan bagi para pekerja.
Salahsatu bukti kebenaran ungkapan di atas adalah ternyata Kiai Muzakki ini telah melahirkan kiai-kiai dan orang shalih ,walaupun saya tidak mengatakan bahwa yang di sebut orang sholeh tidak selalu harus orang yang di anggap kiai atau ustadz,karena keshalihan adalah orang yang taat dan konsisten (istiqamah) kepad syariat Allah.
berikut ini beberapa anak dari kiai muzaki,sementara belum kami tulis semua,karena anak beliau semuanya berjumlah 37.yang dari ke 37 ini rata-rata juga menurunkan kiai-kiai.yang saya urutkan dari anak yang laki-laki :
1. Kiai Tarsis (nama lainnya adalah Nurhasiban),terkadang juga di sebut kiai Tahrir,karena nama pondok beliau adalah at Tahrir,Banyuates Sampang,kiai Tahrir mempunyai anak tuju,diantaranya adalah:
-= Kiai Suaiban atau Bujuk Syuaiban Duk Oduk juga di kenal dengan Bujuk Sembung Jetrah Banyuates sampang,Kiai Suaiban mempunyai anak salah satunya adalah :
-= Raden Hajji Muhammad Yasin Sumberagung ayah dari KH Sirajuddin Pesantren Assirajiyah Sumberagung Sumbermanjing Wetan Malang.
2. Kiai Mathlab,Bujuk Pucangan Pasuruan, mempunyai anak empat orang ,juga menurunkan kiai-kiai pengasuh Pesantren
3. Kiai Muhammad Shahih,
mempunyai anak empat belas orang,salahsatu keturunannya adalah -= KH Zarkasyi Abdul Hamid,
Pesantren Al Hamidiyah Sen Asen Konang,dengan urutan sbb:
-= KH Zarkasyi bin Abdul Hamid bin Abdurrahman bin Muhamad Shahih.
4. Syaikh Abu Dzarrin,Bululawang Malang,salahsatu keturunannya adalah :
-= KH Nurhadi,pengasuh pesantren.
tentang makam Syaikh Abu Zdarrin ini,juga atas perintah Kiai Abdul Hamid bin Abdullah Basyaiban Pasuruan agar makam tersebut di rawat dengan baik.
5. Kiai Duko (Bujuk Duko) salah satu keturunanya adalah :
-= Kiai shiddiq Tlekung,kiai yang agak aneh menurut ukuran normal,
terkadang tidak memakai baju walaupun menemuhi tamu,selalu memutar tasbih,karena beliaunya juga masih keluarga dekat Kiai As’ad Syamsul arifin dari pihak ibunya,beliaunya pernah bilang kepada kami sepupu dengan kiai As’ad, beliau adalah salahsatu keluarga Kiai Muzakki yang banyak mengetahui tentang sejarah dan anak-anak Kiai Muzakki,untuk mengetahui lebih lanjut silakan sowan sendiri ke pesantren Tlekung gedangan Malang.
6. Kiai Ismail, Bangkong Sambiyan Konang,punya anak tiga
7. Kiai Shalih ,Bujuk Lembung Gunung Bangkalan,punya anak satu
8. Kiai Kamil Tanah Mira Bangkalan,punya anak satu perempuan.
9. Kiai Muharram Planggiran,
karena tujuan utama tulisan ini adalah dalam rangka menjelaskan Kiai Muzakki sebagai salah satu dari keluarga besar Azmatkhan Al Husaini,dengan penjelasan singkat sbb:
Dalam semua catatan keturunan Kiai Muzakki bahkan ada keluarga dan keturunan kiai Muzakki yang hafal dan menghafal keturunan-keturunan Kiai Muzakki,mencatat bahwa kiai Muzakki adalah Putra Kia Abdul Azdim Tambak Agung Sukalila Labeng Bangkalan,yang dalam banyak catatan keluarga Kiai Muzakki sering di sebut Syaikh Abdul Azdim az Zahid.yang Kiai Abdul Azdim dalam catatan keluarga kami itu adalah :
Kiai Abdul Azdim
bin Nyai Tepi Aji Selasi/Sulasi
binti Nyai Qumalah
binti Sayyid Zainal Abidin(Sunan Cendana Kuanyar),
sedangkan Nyai Tepi Aji Sulasi adalah :
Istri Kia Sulasi
bin Kiai Martalaksana
bin Badrul Budur
bin Abdurrahman
bin Khatib
bin Sayyid Ahmad Baidhawi(Pangeran Ketandur Sumenep)
bin Sayyid Shalih(Panembahan Pakaos Ampel)
bin Sayyid Ja’far Shadiq(Sunan Kudus)
source : PP. Tanwirul Qulub
